SUARA INDONESIA MADIUN

Pemerintah Kabupaten Madiun Lewat Dinas PUPR Bangun 200 MCK

Redaksi - 14 December 2021 | 17:12
Peristiwa Daerah Pemerintah Kabupaten Madiun Lewat Dinas PUPR Bangun 200 MCK
Boby Kabid Cipta Karya PUPR Kabupaten Madiun , Kedepan Ada Peningkatan Untuk Pembangunan MCK Di 2022. Foto: suaraindonesia.co.id

MADIUN- Program Pemerintah Kabupaten Madiun untuk mengentasan kemiskinan terhadap warganya diwujudkan dengan memberikan bantuan berupa Jamban (MCK) bagi keluarga yang tidak meliliki tempat pembuangan akhir di rumahnya.

Bupati madiun Ahmad Dawami, lewat Boby Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Madiun ditemui Suaraindonesia.co.id pada Jumat 10/12/21 di ruangan kantornya memjelaskan program jambanisasi yang dilaksanakan Pemerntah Kabupaten Madiun merupakan program untuk mewujudkan masyarakat yang Aman , Mandiri, Sejahtera, adil dan Berakhak.

"Ada 4 desa yang menerima bantuan. Diantaranya Desa Banaran, Klorogan, Pucang Anom dan Desa Kedungrejo. Dengan anggran 1,4 Milyar dari Dana Alokasi Khusus," jelasnya.

Dirinya menambahkan, anggaran 1,4 M dibagi sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat disetiap desanya. Seperti Desa Banaran Kecamatan Geger Kabupatnen Madiun mendapatkan DAK sebesar 350 Juta.

"Jenis pekerjaan sanitasi ini, mengunakan tenaga dari desa masing - masing (Swakola). Dinas mempercayakan pekerjaan pembangunan Toilet (Jamban) kepada kepala desa penerima manfaat," tutur Boby.

Boby juga memaparkan harapan bapak Bupati Madiun terkait pembangunan MCK bisa sampai atap dan ke sapiteng juga telah diwujudkan.

"Intruksi bapak bupati tersebut sudah kita jalankan dan terwujud," ucapnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Dinas PUPR terus menyisir masyarakat yang ODF, yang mana mereka masih membuang air besar disembarang tempat.

Diketahui berdasarkan harapan Pemerintah Kabupaten Madiun, pekerjaan pembangunan saluran sanitasi (MCK) di tahun 2021 dengan hasil baik . Maka ditahun 2022 Dinas PUPR mendapatkan 4,5 M.

"Dengan adanya peningkatan tersebut, alhamdulilah kita bisa membangun MCK di 11 desa," ujarnya Kabid Cipta Karya Boby.

Diluar kantor Pemerintahan Desa Banaran, tepatnya dilokasi pembangunan toilet (MCK) penerima manfaat. Komari seorang Kepala Desa Banaran mengaku, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas bantuan yang diberikan.

"Terimakasih telah membangunkan MCK kepada warga kami. Karena pembangunan MCK ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa kami," terang Komari.

Menurut Kades dengan adanya MCK dirumahnya, warga sudah tidak membuang air besar maupun kecil di sungai dan sudah tidak lagi membahayakan nyawana warganya.

"Karena disaat musim penghujan, arus sungai sangat deras, belum lagi bahaya dari patokan ular yang berbisa. Jadi bantuan pembangunan MCK di rumah warga kami, sangat bermanfat sekali," ungkap Komari.

Sementara itu, Darmani (65) warga Rt 1/1 Desa Banaran Geger Kabupaten Madiun sebagai penerima manfaat mengungkapkan, dirinya sangat bahagia karena tidak lagi harus ke sungai jika ingin buang air.

"Dan terlebih dari program sanitasi ini, Darmani bersama dengan masyarakat lainya mendapatkan penghasilan dari program pembangunan MCK. Karena pekerjanya melibatkan dari warganya sendiri," tandasnya. (Ery Pramudya/ADV)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya