Awas, Tak Kenakan Masker Di Tuban, Akan Dihukum Menyapu Jalan

Awas, Tak Kenakan Masker Di Tuban, Akan Dihukum Menyapu Jalan
Peristiwa Daerah
7 orang pelanggar yang tidak kenakan masker saat beraktivitas dikenai sanksi menyapu jalan

TUBAN - Jelang penetapan normal baru, Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memberikan sanksi tegas bagi warga yang masih membangkang dan tidak mentaati Peraturan Bupati dengan tidak mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah.

Kurang lebih 20 orang yang didominasi anak muda ini mau tidak mau harus menggantikan peran Sapu Bersih (Saber) Kota menyapu jalan dan beberapa fasilitas umum akibat tidak mengenakan masker. 

Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto mengatakan, pemberian saksi tegas kepada warga ini lantaran tidak mengenakan masker ini sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 34 Tahun 2020  tentang penggunaan masker, dan setiap orang yang beraktivitas atau bepergian keluar rumah wajib menggunakan masker.

"Setiap orang yang beraktivitas atau bepergian keluar rumah wajib mengenakan masker. Jika tidak, kami akan memberikan sanksi dengan menyapu seperti mereka," terang Heri di sela-sela mengawasi para pelanggar yang menyapu di jalan Basuki Rahmad, Tuban, Senin, (06/07/2020). 

Ada empat titik yang harus dikerjakan oleh pelanggar ini, masing-masing 7 orang menyapu jalan protokol, dan sisanya membersihkan tempat umum lainnya seperti alun-alun kota dan sebagainya.

Selain sanksi diatas, para pelanggar ini juga dikenai sanksi administratif, berupa pembinaan, penyitaan KTP maupun HP, serta barang berharga lainnya. Lalu dalam pengambilan barang bukti tersebut harus mengetahui atau mendapatkan surat pengantar dari Camat dan Kepala Desa setempat. 

"Jika para pelanggar ini mengulangi dan kembali tidak memakai masker saat keluar rumah, maka saksinya akan lebih berat, yakni ikut memakamkan jenazah yang terkonfirmasi positif Corona," tegas pimpinan Satpol PP selama 17 tahun. 

Maka itu, untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, Heri berpesan kepada warga agar mematuhi protokol kesehatan sesuai Perbup nomor 34 tentang penggunaan masker.

"Kami minta agar warga mentaati peraturan pemerintah, ini juga demi kesehatan masing-masing. Semoga pandemi ini segera usai," imbuhnya. 

Ditempat yang sama, Muhammad Nur Huda (17), warga Kecamatan Jenu ini mengaku kapok atas punishment atau sanksi yang diberikan oleh petugas dengan menyapu jalan. Namun dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan selalu mengenakan masker. 

"Saya kapok karena tidak mengenakan masker. Teman-teman juga jangan sampai mendapatkan hukuman seperti saya, dengan selalu memakai masker," pungkasnya. 


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar